Penghilang Rasa Sakit Pada Persalinan

Mengandung bayi merupakan salah satu pengalaman yang paling membahagiakan dalalm hidup Anda, sehingga penting bahwa persalinan dan kelahiran berlangsung aman dan menyenangkan.
Daya tahan terhadap rasa sakit pada persalinan berbeda pada tiap orang, tetapi sangat penting bagi Anda untuk membuka diri terhadap semua metode penghilang rasa sakit. Partisipasi aktif Anda dalam merencanakan kelahiran anak Anda, bersama dengan bantuan dari ahli kandungan, ahli anestesi, bidan dan pasangan Anda, akan menjadikan persalinan Anda nyaman dan berharga.

Bagaimana Sebenarnya Rasa Sakit Dalam Persalinan Itu?

  • Tahap pertama persalinan – Selama tahap ini, kontraksi rahim terjadi dengan interval biasa. Kontraksi diikuti dengan pembukaan serviks Anda untuk memungkinkan kepala bayi Anda masuk ke kanal kelahiran. Rasa sakit terasa di perut bagian bawah dan kadang di punggung Anda.
  • Tahap kedua persalinan – Selama tahapan ini, kontraksi berlanjut. Selain itu, suatu sensasi atau dorongan yang kuat membantu Anda mendorong kepala bayi Anda di dalam kanal kelahiran, meregangkan otot dan jaringan vagina.
  • Tahap ketiga persalinan melibatkan pengeluaran plasenta.

Semua sensasi ini dibawa melalui syaraf ke tulang belakang Anda, dimana pesan dipancarkan ke otak yang kemudian melepaskan sinyal rasa sakit ke tubuh Anda.

Berapa lama persalinan itu menyakitkan sangat sulit, malah tidak mungkin, diprediksi. Jangka waktunya dari beberapa jam hingga 12 jam atau lebih, tetapi penting untuk disadari bahwa rasa sakit dan persalinan penuh stress yang berkepanjangan tidak diinginkan baik bagi Anda dan bayi. Mengusahakan metode penghilang rasa sakit selama persalinan bukanlah merupakan indikasi kegagalan, tetapi berarti suatu cara untuk memperoleh kelahiran yang menyenangkan, yang merupakan hak setiap calon ibu.

Apa Yang Dapat Dilakukan Untuk Meringankan Rasa Sakit Pada Persalinan?

Berbagai metode tersedia untuk menghilangkan sakit pada persalinan. Efektivitasnya berbeda pada tiap orang tetapi sangat membantu untuk mengenalkan diri Anda dengan metode yang lazim digunakan sebelum Anda masuk ke proses persalinan, sehingga Anda dapat mengambil keputusan dengan cepat ketika diperlukan.

Bernafas Dan Relaksasi:

Kedua hal ini merujuk kepada latihan pernapasan dan teknik relaksasi yang mungkin telah Anda latih selama kelas antenatal Anda. Ketika proses persalinan dimulai dan Anda mulai merasa sakit, konsentrasi pada laju pernapasan Anda dan bernafas dengan keras akan membantu Anda untuk rileks.

Dengan bantuan pasangan Anda, ketidaknyamanan Anda juga bisa dikurangi dengan pijatan lembut di punggung Anda. Cara ini mungkin cukup bagi Anda di awal proses persalinan, tetapi banyak ibu yang harus mencari metode penghilang rasa sakit lain ketika sakit kontraksinya menjadi lebih hebat.

Teknik lainnya:

Teknik-teknik ini mengacu pada metode-metode penghilang rasa sakit yang melibatkan penggunaan obat.

Gas Nitrogen Oksida

Gas ini, yang lebih dikenal sebagai “gas tawa”, dicampur dengan oksigen. Untuk menggunakan metode ini, masker atau penutup mulut menghirup gas dari mesin di samping tempat tidur. Anda perlu mengambil napas yang dalam dan seimbang sebelum tiap kontraksi terasa menyakitkan karena dibutuhkan waktu sekitar 20 sampai 30 detik bagi gas menjadi efektif. Karena gas ini tidak akan terakumulasi di tubuh Anda atau tubuh bayi, metode ini cukup aman. Akan tetapi, gas ini mungkin akan membuat Anda merasa melayang, mengantuk atau mual, dan tidak semua ibu berpendapat bahwa metode penghilang rasa sakit ini efektif.

Injeksi Obat

Obat penghilang sakit seperti Pethidine (yang paling sering digunakan) dapat disuntikkan ke dalam otot untuk mengurangi rasa sakit persalinan Anda, tetapi kemanjurannya berbeda pada tiap orang. Mereka cenderung membuat sebagian ibu menjadi mual atau mengantuk dan mengurangi kerjasama ibu dalam mendorong. Selain itu, obat ini melintasi plasenta menuju bayi dan membuatnya menjadi mengantuk dan menekan pernapasannya setelah melahirkan. Jika ini terjadi, obat untuk melawannya dapat diberikan ke bayi Anda untuk membalikkan efek sampingnya.

Analgesia Epidural

Analgesia berarti penghilang sakit. Anastesiolog akan menempatkan sebuah tabung plastik yang sangat halus ke dalam ruang epidural Anda melalui sebuah jarum yang dimasukkan ke punggung Anda setinggi pinggang. Setelah jarum dipindahkan dan tabung berada di tempatnya, anastesi lokal selanjutnya disuntikkan untuk menghilangkan rasa sakit. Biasanya dibutuhkan sekitar 10 menit untuk melakukannya dan 10 sampai 15 menit lagi sampai obatnya bekerja. Setiap dosisnya berakhir sekitar 2 jam sebelum diperlukan suntikan obat lagi ke dalam tabung plastik. Alternatif lain, kadang digunakan infus bius lokal yang pelan dan menerus.

Analgesia epidural adalah metode satu-satunya yang sanggup menghilangkan rasa sakit pada persalinan, dan membuat Anda terjaga terus. Anastesi lokal cenderung membuat kaki Anda numb tetapi memiliki efek minimum pada bayi Anda. Dengan bantuan bidan atau ahli kandungan Anda, Anda seharusnya tetap dapat mendorong pada tahap kedua persalinan. Tabung juga memungkinkan dimasukkannya anastesi operasi apabila mendadak dibutuhkan operasi Caesar atau persalina tube juga dapat digunakan untuk manajemen rasa sakit pasca operasi. Analgesia epidural sangat berguna ketika proses persalinannya panjang dan sulit.

Analgesia Epidural Spinal Kombinasi (Combined Spinal Epidural Analgesia, CSE)

Kombinasi dari analgesia epidural spinal menyerupai prosedur analgesia epidural yang dikemukakan sebelum ini. Akan tetapi, setelah menempatkan jarum di punggung Anda dan sebelum menempatkan tabung plastik, anastesiolog Anda akan memasukkan jarum suntik yang lebih kecil lagi melalui jarum yang pertama untuk menusuk dura (selaput keras yang membungkus sumsum tulang belakang Anda) untuk menyuntikkan sedikit anastesi. Setelah itu, jarum ini akan ditarik dan tabung plastik akan dimasukkan ke ruang epidural seperti yang dikemukakan di atas.

Salah satu kelebihan utama dari analgesia epidural spinal kombinasi adalah cara ini merupakan salah satu cara yang lebih baik dan lebih cepat untuk menghilangkan rasa sakit Anda dan Anda tetap dapat memelihara mobilitas Anda.

Bolehkah mendapat injeksi Pethidine lagi setelah pengaruhnya hilang?

  • Hal ini bisa dilakukan, tapi hal ini cenderung memperkuat efek samping pada ibu dan bayi.

Jika menghirup terlalu banyak gas, akankah kehilangan kesadaran?

  • Secara teori ini mungkin saja terjadi, tetapi peralatannya dirancang untuk mencegah hal ini terjadi.

Akankah epidural (atau kombinasi epidural spinal) melukai sumsum tulang belakang ?

  • Prosedur ini dilakukan oleh ahli anestesi yang terlatih pada bagian lumbar bawah Anda, di bawah ujung sumsum tulang belakang Anda. Oleh karena itu, kemungkinan terjadinya hal ini sangat kecil.

Akankah epidural (atau kombinasi spinal epidural) menyebabkan sakit punggung?

  • Sakit punggung adalah hal yang umum terjadi setelah persalinan, apakah Anda menggunakan analgesia epidural atau tidak. Tetapi, selain sedikit rasa sakit yang dihasilkan jarumnya untuk sehari dua hari, prosedur epidural tidak memberikan efek yang berbeda.

Akankah merasakan sakit kepala setelah epidural atau CSE?

  • Sakit kepala jarang disebabkan oleh epidural. Jika ini terjadi, biasanya hanya berlangsung beberapa hari dan dapat disembuhkan dengan pengobatan khusus apa bila dibutuhkan.

Orang-orang mengatakan bahwa epidural akan memperpanjang proses persalinan, apakah ini benar?

  • Tidak ada jawaban yang pasti untuk pertanyaan ini. Dengan konsentrasi obat yang lebih rendah, anastesi epidural persalinan modern dapat mempersingkat tahap pertama persalinan, tetapi kadang dapat memperpanjang tahap kedua persalinan.

Kapan akan merasakan kembali kaki setelah bius epidural?

  • Hal ini tergantung pada tipe dan konsentrasi anastesi lokal yang Anda dapatkan. Biasanya setelah persalinan, tabung plastik akan dicabut dari punggung Anda, dan sensasi akan kembali normal dalam beberapa jam.

Kapan seharusnya analgesia epidural dimulai?

  • Cara ini dapat dimulai kapan saja selama tahap pertama persalinan. Akan tetapi, dokter kandungan atau anastesiolog Anda akan dapat membantu Anda menentukan kapan waktu yang paling tepat untuk menggunakannya.
sumber dari sini

Bagaimana dengan teknik yang disinyalir bisa mengurangi/menghilangkan rasa nyeri saat melahirkan?

Menurut salah seorang Ahli kebidanan dan kandungan dari Sam Marie Family Healthcare, dr. Deradjat M. Sastrawikarta, SpOG.:

 Apakah masih banyak wanita yang menggunakan pereda nyeri persalinan?

Tidak terlampau banyak. Umumnya para wanita sudah mengerti, persalinan normal selalu menimbulkan rasa nyeri. Meski demikian, dokter tetap menyediakan pereda nyeri. Yang lazim dikenal adalah teknik epidural atau spinal. Teknik epidural yang banyak dipakai.

Mengapa timbul nyeri dalam persalinan?

Nyeri menandakan tubuh sedang bekerja keras membuka mulut rahim agar bayi bergerak turun melewati jalan lahir. Nyeri adalah sensasi, setiap wanita mempunyai ambang batas yang berbeda terhadap nyeri. Pada setiap persalinan polanya juga tak sama. Ada ibu yang ambang nyerinya tinggi, ada yang rendah. Ada ibu di persalinan pertama bisa mengatasi rasanya nyeri, lalu saat melahirkan anak kedua menjerit kesakitan karena tak mampu mengatasi rasa nyerinya.

Seperti apa rasa nyeri itu?

Rasa nyeri datang secara perlahan-lahan sesuai pembukaan (kala persalinan) dan mencapai puncak saat persalinan di ambang pintu. Rasanya berbeda dengan nyeri yang lain, misalnya nyeri karena luka atau nyeri karena sembelit. Boleh dibilang nyeri yang “aneh” karena tidak ada yang salah atau luka pada tubuh Anda.

Apa yang dimaksud dengan pereda nyeri?

Beberapa wanita mengatakan mereka kuat menghadapi rasa nyeri. Yang lain mengatakan kalau seluruh tubuhnya terasa sakit yang tidak tertahankan. Mereka inilah yang akan diberikan pereda nyeri. Pereda nyeri membuat nyaman dan relaks meski nyeri tak langsung hilang sama sekali. Metode tersebut bisa meningkatkan stamina untuk mengurangi rasa nyeri. Ingat, stres menghadapi persalinan membuat tegang dan mengurangi kemampuan mengatasi rasa nyeri. Pereda nyeri ada yang berbentuk obat dan ada yang alami.

Apa saja contohnya?

Untuk yang obat adalah epidural dan spinal. Sedangkan alami bisa berupa pijatan, hipnotis, akupunktur, teknik mengatur napas, persalinan dalam air dan lain-lain yang intinya membuat ibu merasa nyaman menghadapi persalinan karena nyerinya berkurang.

Yang dilakukan oleh dokter adalah epidural dan spinal. Apa itu epidural?

Bius epidural akan mematikan rasa pada saraf di tulang belakang yang kemudian menjalar ke perut. Bius lokal dengan dosis rendah akan disuntikkan ke bagian bawah punggung untuk mematikan rasa melalui kateter epidural. Efeknya akan terasa terus hingga beberapa jam. Bius tersebut dapat ditambahkan tiap beberapa jam lewat kateter tersebut.

Apa yang dimaksud dengan teknik spinal?

Spinal berarti tulang belakang. Pada teknik ini, jarum disuntikkan ke dalam cairan susunan saraf tulang belakang. Bius dosis rendah dimasukkan, dan jarum dikeluarkan. Efeknya lebih cepat dibanding epidural, dapat bertahan sampai 4 jam, namun obatnya tak bisa ditambah dosisnya.

Kapan umumnya pereda nyeri ini diberikan?

Pereda nyeri akan diberikan bila ibu memasuki fase persalinan aktif, yaitu bila pembukaan lebih dari 5 cm dengan his (kontraksi persalinan) yang adekuat.

Apakah pereda nyeri berpengaruh pada bayi?

Tidak. Tapi ahli anestesi akan selalu stand by untuk dihubungi. Dokter spesialis kebidanan dan kandungan juga akan terus memantau. Intinya, pereda nyeri harus digunakan di rumah sakit dan dalam pantauan dokter.

Apa umumnya pandangan dokter terhadap rasa nyeri selama persalinan.

Ada 2 hal yang dilematis, yaitu rasa nyeri dalam persalinan adalah kodrat alam. Sudah ditakdirkan wanita bisa survive dengan kondisi seperti ini. Terbukti toh, tidak ada rasa nyeri persalinan yang berakibat fatal.

Di sisi lain, ada wanita yang tidak tahan dengan rasa nyeri sehingga dia berhak juga untuk tidak merasakan sakit. Nah, tentu harus dicari cara-cara untuk menghilangkan sakitnya pada saat persalinan. Caranya ya lewat teknik-teknik pereda nyeri itu. Tapi pada intinya, seorang wanita seharusnya disiapkan untuk menghadapi persalinan. Agar nyaman dan aman, sehingga rasa nyeri bisa dihadapinya.

Perlukah merencanakan metode pereda nyeri sebelum persalinan?

Sangat dianjurkan. Anda sendiri yang tahu bagaimana ketahanan menghadapi rasa sakit. Kalau sebelumnya berdiskusi dengan dokter, bisa direncanakan metode apa yang akan dipakai. Apa kelebihan dan kemungkinan efek sampingnya. Meskipun akhirnya keputusan berada di tangan Anda, tapi tetaplah terbuka terhadap segala kemungkinan, sebab persalinan ada kalanya tak berjalan sesuai rencana. Berbicaralah dari hati ke hati dengan dokter kandungan Anda tentang segala sesuatunya soal persalinan. Termasuk kalau Anda tipe orang yang tidak tahan sakit, namun ingin melahirkan secara normal. Jangan malu-malu.

Apa dampaknya bila persalinan dengan pereda nyeri tidak direncanakan?

Yang paling baik bila direncanakan sejak awal. Jangan sudah setengah jalan baru minta penghilang rasa sakitnya. Biasanya malah mengganggu proses persalinan.

Contoh?

Bila bayi sudah turun ke jalan lahir, buat apa minta epidural, sebab toh Anda harus mengejan juga. Pemberian pereda nyeri juga sering berujung pada tindakan seperti sesar. Karena pereda nyeri menghilangkan sensasi dan mematikan rasa sehingga dorongan mengejannya hilang. Padahal persalinan normal harus selalu dengan mengejan.

Adakah faktor-faktor yang membantu mengurangi nyeri tanpa pereda nyeri?

Wanita sebenarnya ditakdirkan lebih tahan terhadap sakit. Kuncinya, ibu harus tenang menghadapi persalinan. Tenang berarti aman dan nyaman. Karena nyeri itu bisa hebat bila diiringi dengan kecemasan. Karena cemas, persalinan bisa menjadi panjang. Nyeri yang dirasakan pun jadi lebih panjang.

Mengendalikan rasa nyeri tergantung dari faktor-faktor yang memengaruhi. Misal, kecukupan beristirahat sebelum persalinan, asupan makanan; bergizi atau tidak selama kehamilan, lamanya persalinan, posisi bayi dan pengetahuan ibu; bahwa sejak awal ia harus diberi tahu, bahwa rasa nyeri persalinan itu ada. Di atas semuanya adalah kesiapan ibu menghadapi persalinan. Semakin nyaman dan relaks, semakin banyak dukungan dari keluarga terutama suami, ibu bisa mengalihkan rasa sakitnya menjadi perasaan bahagia menghadapi kelahiran buah hati.

Untuk diketahui, kontraksi otot saat persalinan adalah upaya membantu terbukanya jalan lahir. Karena kontraksi, leher rahim akan menjadi lunak, menipis, dan mendatar, kemudian menarik leher rahim. Saat itulah kepala janin menekan mulut rahim sehingga membuka. Bila ibu sudah terbiasa relaksasi, jalan lahir akan lebih mudah terbuka. Keuntungan lain dari perasaan relaks adalah mencegah kelelahan yang berlebihan saat persalinan.

AIR untuk Kurangi STRES dan NYERI

Pada awalnya berada di air selama proses persalinan dilakukan untuk mengurangi nyeri pada tahap pertama persalinan. Jadi bukan sebagai salah satu cara untuk melahirkan. Namun kini sudah merupakan salah satu metode persalinan. Air diyakini bisa mengurangi nyeri dan membuat ibu lebih nyaman. Air juga menyangga tubuh dan bisa mempercepat persalinan yang lambat. Melahirkan di dalam air juga mengurangi kemungkinan terjadinya robekan karena berendam di air akan membuat vagina menjadi lebih elastis.

Sayang, masih sangat sedikit rumah sakit dan klinik bersalin yang memiliki fasilitas untuk melahirkan di air. Jika fasilitasnya tak tersedia, Anda bisa membawa kolam plastik sendiri ke rumah sakit. Diskusikan dulu dengan dokter karena persalinan begini tetap membutuhkan penanganan oleh dokter yang berpengalaman.

METODE PEREDA NYERI ALAMI

Selain metode pereda nyeri dengan obat, dikenal pula metode pereda nyeri alami. Prinsipnya tetap sama, yaitu mengurangi ketegangan ibu sehingga bisa merasa nyaman dan relaks menghadapi persalinan. Metode ini juga bisa meningkatkan stamina untuk mengatasi rasa nyeri dan tidak berdampak pada bayi yang dilahirkan.

Metode pereda nyeri alami bisa digabungkan dengan metode pereda nyeri dengan obat. Bila ingin menggunakannya, ada baiknya mendiskusikan terlebih dulu dengan dokter jauh-jauh hari sebelum menghadapi persalinan.

Dilakukan sendiri atau bersama pasangan

* Metode panas-dingin.

Memang tak menghilangkan keseluruhan nyeri namun setidaknya memberikan rasa nyaman. Botol air panas yang dibungkus handuk dan dicelup ke air dingin mengurangi pegal di punggung dan kram bila ditempel di punggung. Menaruh handuk dingin di wajah juga bisa mengurangi ketegangan.

* Gerakan

Teruslah bergerak agar sirkulasi darah meningkat, nyeri punggung berkurang, dan perhatian teralih dari rasa nyeri. Cobalah berbagai posisi persalinan, gunakan bantal untuk menyangga sampai diperoleh posisi paling nyaman.

* Pijat

Pijatan pada bahu, leher, wajah, dan punggung bisa meredakan ketegangan otot serta memberi rasa relaks. Sirkulasi darah juga menjadi lancar sehingga nyeri berkurang.

* Terapi aroma

Mengirup aroma minyak esensial bisa mengurangi ketegangan, terutama pada persalinan tahap awal. Dapat juga untuk mengharumkan ruang persalinan karena dapat memberikan efek menenteramkan.

* Teknik bernapas yang benar

Disebut juga psikopropilaksis. Metode ini menekankan teknik bernapas yang benar selama kontraksi. Berkonsentrasi pada napas dapat mengalihkan Anda dari nyeri, membuat otot-otot relaks serta ketegangan mengendur.

Agar piawai melakukannya di saat persalinan, rajinlah menghadiri kelas prenatal. Di sana Anda bisa melatih teknik bernapas yang benar. Ajaklah suami agar bisa membantu Anda selama persalinan nanti.

Dilakukan oleh ahli/dibantu terapis

Jika ingin menggunakan salah satu metode berikut, Anda harus meminta bantuan terapis/ahli agar semuanya berjalan baik. Hubungi seorang terapis dan cobalah dulu sebelum persalinan. Pastikan juga ia bisa mendampingi Anda selama proses persalinan.

* Akupunktur

Dalam filosofi Cina, rasa sakit dan nyeri terjadi akibat ketidakseimbangan aliran energi dalam tubuh. Keseimbangan itu dikendalikan dengan menusukkan jarum-jarum kecil atau menggunakan tekanan jari tangan ke titik-titik tertentu di tubuh. Banyak wanita hamil yang merasakan manfaatnya untuk mengatasi keluhan selama hamil, seperti mual atau sakit kepala. Metode ini kemudian juga dipakai untuk meringankan nyeri persalinan.

* Refleksologi

Menekan titik di kaki untuk mengurangi nyeri. Pijatan lembut di kaki juga membuat nyaman.

* Hypnobirthing

Hipnotis saat menghadapi persalinan memberi sugesti lewat relaksasi pikiran. Dengan dibimbing terapis hipnotis, Anda bisa mengontrol pikiran, rasa nyeri pun akan hilang. Banyaklah berlatih dengan terapis sebelum Anda memilih metode ini.

Bagi yang sudah menguasai metodenya, hipnotis diri sendiri/self hypnosis bisa dilakukan dengan menggunakan indra penglihatan. Caranya, setelah mata terpejam sejenak, buka mata perlahan-lahan sambil memandang satu titik tepat di atas mata, makin lama kelopak mata makin relaks, berkedip, dan pada hitungan ke-5, mata akan menutup. Pada saat ketiga unsur jiwa (perasaan, kemauan, pikiran) dan raga beristirahat, masukkan pikiran positif yang akan terekam dalam alam bawah sadar.

Sumber:

Buku “Tanya Jawab Kehamilan” (terjemahan). Dr. Christophe Lees, Dr. Karina Reynolds, dan Graime Mc. Cartan. Prima Media Pustaka, Jakarta, 2003

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s