Nyalakan Kembali Gairah Seks Paska Persalinan

Kehadiran buah hati jangan memadamkan gairah seks Anda. Nyalakan kembali ‘gairah’ Anda bersama pasangan. Ciptakan kreatifitas baru dalam kegiatan bermesraan.

Pasangan datang ‘mengganggu’ Anda di dapur dan berakhir dengan melakukan hubungan intim. Fantastis! Tapi itu dulu. Kini, setelah ada bayi, alih-alih ingin mengulang masa indah itu, mengingatnya saja sudah menimbulkan rasa sakit.

Alergi seks. Para ahli menganjurkan untuk start berintim ria lagi setelah minggu ke-6, biasa disebut masa nifas. Alasannya untuk memberi peluang bagi jaringan genital wanita kembali normal. Selain vagina masih mengeluarkan cairan lokia, nyeri akibat jahitan episiotomi atau jahitan bekas operasi cesar juga masih terasa. Mengalami semua itu, jangan harap membayangkan indahnya hubungan seks. Yang terjadi justru gairah meredup mambayangkan rasa sakit yang masih menyengat. Semua itu membuat Anda seperti alergi dengan hubungan seksual, padahal Anda sedang merasakan:

  1. Estrogen turun. Paska melahirkan, terjadi perubahan hormonal pada seorang ibu. Yang paling menonjol adalah penurunan produksi hormon estrogen, akibatnya gairah seksualnya pun ikut merosot.
  2. Trauma fisik. Luka bekas pengguntingan episiotomi masih nyeri, belum lagi risiko lain seperti infeksi membuat tubuh tidak nyaman dan sangat berpengaruh terhadap sensitivitas organ intim wanita.
  3. Trauma psikis. Kelelahan menjalani peran baru sebagai ibu serta perubahan bentuk fisik membuahkan trauma tersendiri. Sebagian ibu bahkan mengalami babyblues dan takut sakit untuk berhubungan intim.

Bagaimana perasaan suami?

  • Banyak yang tidak tega dan tidak nyaman lagi dengan organ kewanitaan Anda yang baru saja menjadi pintu keluarnya bayi.
  • Ia merasa tidak mampu lagi membuat Anda bergairah manakala Anda selalu menolak ajakannya.
  • Para ayah itu sebenarnya juga merasa lelah, sama seperti Anda, sehingga redup hasratnya untuk melakukan hubungan seks.
  • Suami takut membuat Anda hamil lagi.

Seks bukan prioritas? Sampai anak berumur 2 tahun, apakah kegiatan seksual Anda sudah kembali normal? Belum pasti! Pasalnya, kini fokus tidak lagi pada hubungan Anda berdua, melainkan hubungan keluarga. Anda berdua berjuang agar menjadi orang tua yang berhasil mengasuh dan mendidik anak. Dari mengatur jadwal imunisasi, memasak makanan bergizi sampai memberi stimulasi supaya si kecil tumbuh sehat dan cerdas. Semua itu menguras tuntas energi Anda. Alhasil, hubungan seks menjadi prioritas kesekian.
Kondisi seperti ini tidak boleh berlarut-larut, harus segera diatasi dengan:

  • Manfaatkan waktu luang berdua, misalnya ketika bayisedang terlelap, inilah waktu yang tepat untuk bermesraan.
  • Rancang waktunya. Hubungan seksual spontan yang dulu amat berkesan, sekarang menjadi sulit terwujud. Jangan takut, rencana matang seperti menitipkan si kecil ke neneknya, merupakan kesempatan emas untuk membuat hubungan seks Anda indah.
  • Mencari alternatif tempat, siapa tahu bermesraan selain di atas tempat tidur menambah kegairahan tersendiri.
  • Positif thinking! Kalau Anda masih dihantui perasaan tidak seksi lagi dan tidak mungkin memuaskan pasangan seperti dulu, segera buang jauh-jauh. Baginya, Anda masih seperti yang dulu kok. Coba pasang lampu temaram di kamar, siapa tahu bisa mengurangi rasa minder Anda.
  • Percantik diri sehingga suami terpana melihat istrinya memesona di malam hari? Ini adalah lampu hijau bagi suami untuk siap menggoda Anda.
  • Cari posisi nyaman yang baru sebab posisi favorit yang dulu mungkin sudah tidak enak lagi. Posisi sama-sama menyamping cukup baik untuk mengurangi tekanan pada bagian perineum. Boleh juga woman-on-top sehingga Anda tidak merasa nyeri.
  • Kreatif menciptakan kegiatan mesra lainnya, semisal berendam bersama dengan gelembung cinta di bathup, saling memijat penuh cinta, ngobrol sambil ditemani aromaterapi yang membuat relaks, atau makan malam romantis berdua. Siapa tahu hal-hal ini bisa menumbuhkan gelora seks Anda.

sumber dari sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s