About Baby Blues

“Baby blue” terjadi karena tubuh Ibu sedang mengadakan perubahan fisikal yang besar setelah melahirkan, hormon-hormon dalam tubuh juga akan mengalami perubahan besar dan anda baru saja melalui proses persalinan yang melelahkan. Penyebabnya bisa juga karena  payudara yang membengkak dan menimbulkan sakit serta jahitan setelah melahirkan yang belum sembuh. Semua ini berpengaruh terhadap perasaan anda. Anda harus sabar dengan diri anda sendiri, mengerti bahwa semua perasaan ini adalah normal, dan dalam beberapa minggu segalanya akan terasa lebih baik untuk anda. Baby blues juga dikenal sebagai post partum syndrome.

Atau, dapat dikatakan secara singkat penyebab terjadinya Baby Blues :
1. Perubahan Hormon
2. Stress
3. ASI tidak keluar
4. Frustasi karena bayi tidak mau tidur, nangis dan gumoh
5. Kelelahan pasca melahirkan, dan sakitnya akibat operasi.
6. Suami yang tidak membantu, tidak mau mengerti perasaan istri maupun persoalan lainnya dengan suami.
7. Problem dengan Orangtua dan Mertua.
8. Takut kehilangan bayi.
9. Sendirian mengurus bayi, tidak ada yang membantu.
10. Takut untuk memulai hubungan suami istri (ML), anak akan terganggu.
11. Bayi sakit (Kuning, dll).
12. Rasa bosan si Ibu.
13. Problem dengan si Sulung.

Beberapa cara untuk menanganinya :
* Belajar tenang dengan menarik nafas panjang dan meditasi
* Beristirahat ketika bayi tidur
* Berolahraga ringan
* Ikhlas dan tulus dgn peran baru sebagi ibu
* Tidak perfeksionis dlm hal mengurusi bayi
* Bicarakan rasa cemas dan komunikasikan dengan orang yang anda percayai
* Bersikap fleksibel dan selalu positive thinking
* Kesempatan merawat bayi hanya datang 1 x
* Bergabung dengan kelompok ibu-ibu baru

ada juga artikel lain yang bermanfaat untuk Ibu baru yang mengalami baby blues, yang saya dapat dari sini

11 Tips Mengatasi Baby Blues Syndrome

Berikut ini ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah dan mengatasi Baby Blues Syndrome maupun Postpartum Depression:

Sebelum Melahirkan

  1. Mulailah meminta dukungan dan bantuan keluarga sebelum proses melahirkan
  2. Persiapkan mental dan pengetahuan Anda seputar perawatan dan kesehatan bayi
  3. Jika Anda sudah menguasai berbagai kiat merawat bayi sejak sebelum melahirkan, maka mental Anda pun akan siap untuk menjadi seorang ibu

Sesudah Melahirkan

  1. Mintalah bantuan suami, orang tua, mertua, serta kerabat dalam mengurus bayi Anda
  2. Tidurlah selagi ada kesempatan
  3. Ceritakan berbagai kesulitan Anda kepada suami Anda
  4. Bergabunglah bersama komunitas ibu untuk berbagi pengalaman dan perasaan
  5. Jangan terlalu membebani diri Anda
  6. Manfaatkan waktu luang untuk rileks
  7. Perhatikan pola makan Anda
  8. Beri penjelasan kepada suami Anda tentang Baby Blues Syndrome, agar ia bisa memahami berbagai perubahan sikap dan tingkah laku Anda

Pada kasus Postpartum Depression (PPD), situasinya bisa sangat memburuk, sehingga tips-tips di atas tidaklah mencukupi. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda jika sepertinya Anda atau keluarga Anda menderita PPD, karena diperlukan perawatan lebih intensif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s